Kutai Timur – Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Komisaris Jenderal Polisi (Purnawirawan) Budi Waseso mengingatkan, untuk pemilihan ketua baru Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Kaltim harus dilakukan secara transparan, termasuk dengan meneliti sebaik mungkin latar belakang para calon.
Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pembukaan Musda Gerakan Pramuka Provinsi Kaltim tahun 2021 di Hotel Royal Victoria, Sangatta, Jumat (26/11/2021) malam.
“Ingatlah selalu Tri Satya Pramuka yang berbunyi, demi penghormatan jangan ada penekanan karena kita Pramuka yang tentu mempunyai aturan dan norma yang mengedepankan musyawarah untuk mufakat,” tegasnya melalui virtual zoom.
Menurut Budi Waseso, selain pemilihan ketua, dalam Musda rancangan rencana organisasi, sangat penting jika dikaitkan dengan situasi pandemi Covid-19 saat ini, sebagai upaya untuk memasuki era normal baru.
“Kita perlu mengusahakan tersusunnya rencana kerja yang kemudian dapat dikembangkan dalam bentuk program kerja yang selaras dengan situasi pandemi saat ini,” terangnya.
Di samping itu sangat diharapkan agar jasa karya Pramuka yang merupakan 10 program utama gerakan Pramuka pada masa bakti tahun 2018-2023 bisa tetap menjadi acuan.
Dalam hal ini pemberdayaan gugus depan dengan pangkalan di sekolah-sekolah tetap terus dikembangkan sebagai pangkalan terdepan bagi gerakan Pramuka. Sebab majunya gugus depan akan berdampak baik dengan majunya kwartir yang bersangkutan.
Budi Waseso juga mendorong agar Kwarda Kaltim dapat berperan serta dan aktif untuk mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan.
“Kegiatan Pramuka merupakan wadah untuk membina persaudaraan antarsesama anak bangsa dalam bingkai pancasila, dan bhineka tunggal ika,” katanya.
Sebelumnya, Musda yang berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 26-28 November 2021 ini dibuka langsung oleh Gubernur Kaltim Isran Noor yang juga Ketua Majelis Pembimbing Daerah Kaltim.
Turut hadir dalam pembukaan Musda yaitu Bupati Kutai Timur, Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Komisaris Jenderal Polisi (Purnawirawan) Budi Waseso, Wakil Bupati Kutim, Wakil Bupati Paser, Wakil Bupati Panajam Paser Utara, Wakil Wali Kota Samarinda, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Cahyo Suryo Putro dan pejabat lainnya.

