Samarinda – Menjaga komitmen untuk memberantas barang-barang terlarang di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Samarinda, petugas Lapas kembali melakukan razia dan penggeledahan blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), Rabu (19/1/2022).

Razia dan penggeledahan kali ini menyasar di salah satu blok hunian WBP yaitu Blok Belibis. Dalam razia dan penggeledahan tersebut, sejumlah barang larangan kembali ditemukan dan disita oleh petugas seperti 2 buah piring kaca, 1 unit kipas angin dan 2 buah terminal listrik.
Sesuai arahan Kepala Lapas Moh Ilham Agung Setyawan, razia kali ini dipimpin oleh Kepala Satuan Pengamanan Lapas Tri Haryanto itu dimulai pukul 14.30 Wita dan baru selesai pukul 15.30 Wita.
Pria yang kerap disapa Tri itu menyampaikan bahwa pelaksanaan razia dan penggeledahan blok hunian merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Samarinda dengan tujuan untuk deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban.
“Sesuai instruksi dari pimpinan dalam hal ini adalah Kalapas Kelas IIA Samarinda, kami laksanakan razia dan penggeledahan kepada WBP dan blok huniannya. Pelaksanaannya bisa 3 kali dalam seminggu, tujuan utamanya adalah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban,” tegasnya.
Terpisah, ketika dihubungi awak media, Kepala Lapas Kelas IIA Samarinda Moh Ilham Agung Setyawan menerangkan bahwa pihaknya telah merutinkan pelaksanaan kegiatan razia dan penggeledahan terhadap WBP dan blok hunian.
Di samping itu, untuk deteksi dini gangguan kamtib, razia dan penggeledahan juga dimaksudkan untuk memberantas segala macam barang larangan dari dalam Lapas Kelas IIA Samarinda.
Disinggung mengenai temuan razia dan penggeledahan yang dilaksanakan hari ini, Kalapas menyatakan bahwa komitmen mereka adalah memastikan Lapas dalam keadaan aman dan kondusif serta memastikan tidak ada lagi brang-barang larangan.
Dengan nada yang optimis pria yang akrab disapa Ilham itu mengatakan bahwa temuan razia hari ini merupakan hasil dari komitmen dan konistensi petugas Lapas dalam mewujudkan Lapas Kelas IIA Samarinda bersih dari semua barang larangan.
“Secara pribadi saya bersyukur karena tidak ada lagi temuan barang larangan seperti handphone, terlebih lagi narkoba ya, saya kira ini merupakan buah atau hasil dari kerja keras semua petugas Lapas yang tidak kenal lelah melaksanakan penertiban dengan cara melakuan razia dan penggeledahan,” ucapnya.
Walaupun saat ini masih ditemukan barang larangan seperti kipas angin, dan piring kaca serta terminal listrik, secara umum jumlahnya semakin minim.
“Saya yakin, ke depan akan bersih 100 persen,” jelasnya

