SAMARINDA: Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor menegaskan semua pembangunan infrastruktur yang dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim adalah untuk kepentingan rakyat.
“Tidak satu pun kegiatan pembangunan untuk kepentingan gubernur atau wakil gubernur, tidak ada itu. Kami hanya how to manage that is a priority. Gubernur hanya programkan yang prioritas, mana yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tegas Isran.
Hal itu ia katakan saat meresmikan 12 proyek yang didanai APBD Provinsi Kalimantan Timur yang dipusatkan di RSUD Aji Muhammad Salehuddin II, Jalan Wahid Hasyim I, GOR Sempaja Samarinda, Selasa (26/9/2023).
“Semua gedung, fasilitas umum dan sarana ibadah yang kita bangun, semuanya untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Ketua umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) itu mengakui, masih ada bangunan-bangunan proyek yang belum selesai, sehingga belum bisa diresmikan secara bersamaan.
“Malu kita mau meresmikan, belum selesai. Tapi, yakinlah itu semua akan selesai sesuai target. Bahkan bisa saja sebelum waktunya sudah kita selesaikan,” ucapnya.
Orang nomor satu Benua Etam itu meminta agar gedung yang sudah dibangunkan itu dapat dipelihara dan dirawat dengan sebaik-baiknya.
“Tolong dirawat dengan baik, jangan diabaikan, kebersihan dan fasilitas lainnya,” pesannya.
Kepala Dinas PUPR Pera Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda mengungkapkan, Pemprov Kaltim telah membangun sebanyak 53 gedung pemerintah senilai Rp1,2 triliun dalam kurun waktu lima tahun ini.
“Namun dari 53 gedung ini masih ada dua gedung perlu dilanjutkan, yakni Gedung Pelayanan Terpadu RSUD Kanujoso Balikpapan dan Gedung Perawatan Pandurata RSUD AW Sjahranie Samarinda,” ungkapnya.
Selain itu, sebanyak 82 gedung-gedung hibah kepada masyarakat berupa sarana ibadah (masjid, gereja, pesantren, pura dan lainnya) diselesaikan tahun 2023 dengan nilai Rp507 miliar.
“Sedangkan gedung-gedung instansi vertikal ada 13 gedung telah diselesaikan senilai Rp163 miliar,” sebutnya.
Sementara Gedung RSUD Aji Muhammad Salehuddin II (RS Korpri) dibangun 2 tahap, tahap pertama (2021) terlaksana Rp30, 23 miliar dan tahap kedua (2023) senilai Rp34,35 miliar.
“Sehingga total alokasi dana bersumber dari APBD Provinsi Kaltim sebesar Rp64,58 miliar,” terangnya.
Peresmian juga dirangkai penyerahan rumah layak huni (RLH) untuk warga Kota Samarinda sebanyak 50 unit secara simbolis serta beberapa penandatanganan perjanjian.
Di antaranya penandatanganan perjanjian hibah daerah penyelenggaraan Pemilu Gubernur/Wagub Kaltim 2024 antara Pemerintah Provinsi Kaltim dengan KPU Kaltim sebesar Rp300 miliar dan Bawaslu Kaltim sebesar Rp134 miliar, bersumber APBD Provinsi Kaltim 2023-2024.
Penandatanganan perjanjian kerja sama BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Kalimantan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi penyelenggara Pemilu 2024.
Penandatanganan MoU antara Pemerintah Provinsi Kaltim dengan Pemerintah Kota Bontang dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur serta PT Indominco Mandiri, terkait pembangunan dan penyelenggaraan sistem penyediaan air minum regional sistem void Indominco (Kutim-Bontang).
Penandatanganan kesepatakan bersama Pemprov Kaltim dengan PT Ganda Alam Makmur tentang pengembangan program pendidikan untuk pengajar dan pelajar SMA seederajat kepada 456 sekolah di Kaltim.
Sebagai informasi, ke-12 proyek Pemprov Kaltim yang diresmikan yakni Kadrie Oening Tower, Kadrie Oening Business Centre, Gedung Inspektorat Daerah Kaltim, Instalasi Bedah Sentral Kamar Operasi Hybrid Sakura RDUD AW Sjahranie, gedung perkuliahan dan Ruang Serba Guna IKIP PGRI Kaltim, Masjid Baburrahmah, Masjid Istiqlal, Masjid Nurul Ilmi, Madrasah Darussalam Internasional, Asrama Tahfidz Usrah Mujaddidah dan Masjid Al Hijrah.
Turut hadir, Wakil Gubernur Hadi Mulyadi, Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun, Bupati Kutai Timur H Ardiansyah Sulaiman, perwakilan Pemkot Bontang, Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, manajemen PT Indominco Mandiri, jajaran Forkopimda Kaltim, Rektor UNU Kaltim Profesor Farid Wadjdy, Ketua KPU Kaltim Rudiansyah dan Ketua Bawaslu Kaltim Hari Darmanto, Ketua TGUP3 Kaltim Dr Adi Buhari Muslim dan pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim dan pimpinan instansi vertikal/kementerian/lembaga. (*)

