BONTANG : Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor tidak akan menghapus tenaga honorer dalam birokrasi diwilayahnya.
Komitmen tersebut disampaikan Isran Noor usai kegiatan upacara HUT Damkar ke 104 di Stadion Bessai Berinta Bontang, pada Kamis (9/3/2023).
“Tenaga honorer tidak ada diberhentikan tahun depan. Saya akan tetap pertahankan” tegasnya.
Meski demikian, ia meminta kepada daerah-daerah untuk tidak melakukan perekrutan atau penambahan tenaga honorer untuk menghindari pembludaknya pegawai.
“Tidak dihapus, tapi saya minta kepada seluruh daerah jangan ada penambahan,” ujarnya Ketua APPSI itu..
Upaya mempertahankan tenaga honorer adalah dengan terus melakukan negosiasi dengan pemerintah pusat. Sementara di sisi lainnya mengusahakan agar para honorer menjadi tenaga PPPK melalui tahapan seleksi.
“Kalau ada seleksi, ya kita ikut seleksi lagi. Tapi kalau menurut saya tidak usah ada seleksi PPPK. Khusus tenaga honorer yang sudah tua,” jelasnya.
Mempertimbangkan tenaga honorer dengan mencapai usia senja diangkat menjadi PPPK mengingat jasa, dedikasi dan karya sudah diberikan cukup lama bagi negara. Pegawai honorer yang masuk kategori seperti ini harus diprioritaskan.
“Apalagi tenaga honorer yang bekerja sudah belasan hingga puluhan tahun seharusnya tidak neko-neko diangkat jadi pegawai PPPK,” tandasnya.

