Samarinda – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Hadi Mulyadi menyebut terdapat dua karakter yang harus dimiliki seseorang dalam menghadapi kehidupan, yakni sabar dan bersyukur.
“Semua agama selalu mengajarkan sabar dan syukur, dua hal itu harus terus dilatih, diingatkan dan diasah,” ujar Hadi pada Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2021 Focus Group Discussion (FGD) pengembangan pelayanan RSJD Atma Husada Mahakam Pasca Pandemi Covid-19 di Hotel Mercure Samarinda, Rabu (13/10/2021).
Hal tersebut disampaikan Hadi terkait upaya bersama untuk menghindari terjadinya penyakit jiwa.
“Kalau pasangan punya kelebihan kita patut bersyukur, tapi kalau ada kekurangan maka kita bersabar,” jelas Hadi.
Menurutnya, obat jiwa manusia tak lain adalah hati dan pikiran yang positif.
Selain sabar dan syukur, kebersihan hati juga diperlukan. Maka dari itu, pendidikan akhlak dan agama berperan penting untuk meredam penyakit hati.
Hadi juga mengajak masyarakat untuk belajar memiliki hati dan pikiran yang positif serta memperbanyak hobi untuk mencari kegiatan positif.
“Hobi itu penting, dengan melakukan hobi hidup jadi nyaman, happy dan banyak teman,” tutur Hadi.
Ia menegaskan hobi yang dapat dilakukan tidak harus mahal, melainkan sesuai dengan kemampuan dan minat diri sendiri.

