
SAMARINDA : Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Fuad Fakhruddin menilai 100 hari kerja Presiden Prabowo Subianto, memenuhi harapan masyarakat, dengan target sasaran memberantas korupsi di Bumi Nusantara.
“Saat ini kita ditontonkan berita cukup fantastis. Korupsinya bukan lagi miliaran, tapi triliunan rupiah dan sangat melukai hati masyarakat. Nah kalau ini tidak ditindak akan terus berkelanjutan,” ujarnya di Kantor DPRD Kalttim Jalan Teuku Umar Samarinda, Jumat, 28 Februari 2025.
Menurutnya, Prabowo memang tegas dalam memberantas korupsi. Ia mengaku, pada forum resmi maupun internal, Prabowo selalu mengingatkan agar jangan sampai ada kader Gerindra terlibat dalam kegiatan atau praktek berkaitan dengan hukum.
“Beliau juga pernah berseloroh bahwa kalau kalian malu, sampaikan lah secara pribadi. Tidak harus ke istana negara, bisa ke rumah pribadi. Ia sangat tegas menyampaikan bahwa kalau kalian tidak bisa membersihkan diri, maka kami yang akan membersihkan kalian,” ungkapnya.
Hal itu lah yang selalu ia dukung. Upaya pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo bukan berarti korupsi bersih betul, tapi mengurangi dan tidak lagi terjadi kegiatan korupsi brutal.
“Maka kita juga menyarankan adik-adik mahasiswa, tolong ini benar-benar dikawal. Sekarang pemerintah sedang bekerja, kalau pun baru 100 hari ini tidak mewakili 5 tahun beliau akan bekerja. Saya kira ini awal yang baik, revolusi mental,” ucapnya.
“Ini nanti akan terbuka dengan sendirinya. Perlahan-lahan semua BUMN akan diinvestigasi,” pungkasnya.

