SAMARINDA: Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni menyebut Kejuaraan Taekwondo tingkat Provinsi Kaltim 2024 memperebutkan Piala Gubernur Kaltim antar-Pelajar Tingkat Kadet dan Junior se-Kaltim menjadi bukti bahwa generasi Z bukanlah generasi mager atau malas gerak.
“Jadi, putra putri Kaltim adalah generasi yang mampu berprestasi,” kata Yuni, sapaan akrabnya saat mewakili Pj Gubernur Kaltim menutup Kejuaraan Taekwondo 2024 di Gedung Kadrie Oening Tower, Minggu (7/7/2024).

Ia menegaskan, generasi Z Kaltim memiliki nyali dan daya juang. Sehingga melalui kejuaraan ini para peserta tidak hanya meraih prestasi, tetapi juga diberikan ruang untuk mengaktualisasikan teknik dalam berlatih.
Baginya, dengan berlatih maupun mengikuti kejuaraan ini para generasi Z dituntut untuk berjuang mencapai tujuan yang diinginkan sebab hasil terbaik tidak akan bisa dicapai tanpa perjuangan.
“Jadi tidak merengek dengan orang tua, tapi sudah terbiasa dengan berjuang atau usaha sendiri,” pesannya.
Atas nama Pemprov Kaltim, ia mengapresiasi pelaksanaan tersebut. Sekda mengaku 320 peserta tingkat pelajar yang ada sangat luar biasa. Tak terkecuali para orang tua yang memberikan izin dan dukungan serta setia mendampingi anak-anak mereka mengikuti kejuaraan.
“Terima kasih adik-adik Kaltim yang mengikuti kejuaraan ini. Generasi Z yang kelak menjadi generasi emas Kaltim maupun Indonesia,” ucapnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim HM Agus Hari Kesuma mengungkapkan, Kota Samarinda berhasil menjadi juara umum dengan mengoleksi 16 emas, 11 perak dan 10 perunggu pada kejuaraan tahun ini.
Sementara posisi kedua diraih Kota Balikpapan dengan 10 emas, 13 perak dan 16 perunggu. Kemudian peringkat ketiga diraih Kutai Kartanegara dengan 9 emas, 3 perak dan 14 perunggu.
Hadir dalam event, perwakilan KONI Kaltim, pengurus Taekwondo Kaltim dan pejabat eselon III Dispora Kaltim.(*)

