
BONTANG : Program unggulan Kredit Usaha Mikro 0 Persen ‘Bontang Kreatif’ (Kredibel, Adil, Transparan, dan Inovatif), mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kota Bontang Alfin Rausan Fikry.
Sekedar diketahui program tersebut diluncurkan Pemerintah Kota Bontang Kalimantan Timur (Kaltim) untuk membantu pelaku usaha mikro.
Meski bunga nol persen dalam program ini dianggap langkah positif, Alfin menegaskan pentingnya pendampingan untuk memastikan UMKM berkembang secara optimal.
“Bunga nol persen ini tentu bagus, tetapi untuk benar-benar meningkatkan kelas UMKM, perlu ada pendampingan dan pengawasan dari pemerintah. Jangan hanya diberikan modal, tetapi juga didampingi agar lebih terarah,” ujar Alfin.
Legislator Golkar ini mengingatkan bahwa tanpa pendampingan yang tepat, pelaku usaha mikro berpotensi stagnan meskipun mendapatkan tambahan modal.
“Jika modal ditingkatkan tapi tidak ada pendampingan, maka mereka bisa saja stuck atau berjalan di tempat,” tambahnya.
Program Kredit Bontang Kreatif bertujuan memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro di Bontang dengan skema pinjaman tanpa bunga.
Pemerintah Kota Bontang bekerja sama dengan Bank Kaltimtara, mengalokasikan Rp 25 miliar untuk program ini, sehingga UMKM yang memenuhi syarat, seperti memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan KTP Bontang, dapat mengajukan pinjaman tanpa bunga tersebut.
Namun, Alfin menegaskan bahwa pendampingan dan pengawasan adalah kunci agar program ini memberikan dampak jangka panjang.
“Kami ingin melihat UMKM Bontang tidak hanya bertahan, tetapi juga naik kelas,” kata Alfin.
Dengan pendampingan yang tepat, Kredit Bontang Kreatif diharapkan mampu menjadi batu loncatan bagi UMKM di Kota Bontang untuk terus berkembang dan menjadi bagian dari penggerak ekonomi daerah yang lebih mandiri dan inovatif.(*)

