

SAMARINDA : Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Angkasa Jaya Djoerani menilai Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda masih secara intens melakukan perbaikan serta pembangunan jalan dan saluran drainase di Kota Samarinda, tapi tidak disertai dengan dukungan pemeliharaan yang baik.
Dia mengatakan, pembangunan jalan sebagai infrastruktur publik serta saluran drainase jangan hanya sebatas pada tahap membangun dan memperbaiki saja. Namun, pemeliharaan yang rutin harus dilaksanakan guna meningkatkan umur serta masa penggunaan fasilitas tersebut tetap awet dan tidak menimbulkan permasalahan.
Angkasa sapaan akrabnya menegaskan, Pemkot Samarinda khususnya terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) terkait hendaknya melaksanakan pengawasan, pengendalian serta pemeliharaan terhadap fasilitas publik yang dibangun secara rutin.
“Ya tentu yang menjadi catatan kita bersama, pemkot jangan hanya pandai membangun tapi tidak pandai melakukan perawatan,” tuturnya kepada awak media usai kegiatan RDP dengan Dinas PUPR Samarinda di Kantor DPRD Samarinda, Senin (16/1/2023).
Politisi kelahiran Balikpapan, 06 November 1961 itu mengungkapkan, saat ini beberapa sistem drainase di wilayah Kota Samarinda mengalami sedimentasi yang menyebabkan pendangkalan dan pengurangan kapasitas saluran.
Kondisi tersebut, sebut dia, seharusnya tidak terjadi dengan waktu yang lama hingga beberapa waktu menimbulkan genangan air dan banjir, jika pemerintah kota rutin melakukan perawatan atau pembersihan saluran drainase serta parit-parit yang ada di Kota Tepian.
Di sisi lain, pemerintah kembali melakukan pembangunan sistem drainase di wilayah lain. Padahal penggunaan saluran drainase yang ada masih belum sempurna serta pemeliharaannya masih jauh dari kata maksimal.
“Ya tentunya jangan sampai akibat tidak ada pemeliharaan berdampak pada kerusakan serta menimbulkan kerugian sosial, akibatnya membutuhkan anggaran yang lebih besar lagi untuk melakukan perbaikan serta pembangunan,” kata dia.

