Samarinda – Kota Bontang kini siap mendunia karena sebentar lagi nama Bontang akan tertera dalam paspor yang diterbitkan Kantor Imigrasi.
Hal tersebut lantaran telah dilaksanakannya hibah barang milik daerah (BMD), Unit Kerja Kantor Imigrasi (UKKI) TPI Samarinda di Bontang pun kini bisa naik kelas menjadi Kantor Imigrasi Kelas III Bontang.

Demikian diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kaltim Sofyan, di mana pihaknya mewakili Menkumham, Sekjen Kumham dan Dirjen Kumham menghaturkan terima kasih atas hibah yang dilakukan karena merupakan kolaborasi yang luar biasa.
“Saya yakin dan percaya atas inisiatif Wali Kota Bontang menjadikan imigrasi naik kelas, maka Bontang akan jadi lebih hebat dan beradab, karena Bontang akan lebih mendunia,” ungkapnya.
Menurutnya, ketika Kantor Imigrasi Kelas III Bontang mengeluarkan paspor, dunia akan melihat Bontang. Tentunya hal itu menunjukkan bahwa Bontang hadir di dunia, banyak hal yang membuat Bontang lebih terkenal. Mulai dari adat istiadatnya, kinerja pemerintahannya, investor asingnya.
“Saat ini imigrasi masih dari Samarinda, susah sekali. Ketika ini sudah dihibahkan, insyaallah akan berjalan lancar, memudahkan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.
Dijelaskan Sofyan karena salah satu syarat untuk pembentukan Kantor Imigrasi, harus memiliki gedung terlebih dahulu dan dengan berlangsungnya penandatanganan hibah BMD ini, harap Sofyan, dalam waktu dekat bisa turun struktur organisasinya, penetapan sebagai Ketua Imigrasi Kelas III Bontang.
“Usulan struktur organisasi ini dari Kemenkumham ke Menpan-RB, butuh dukungan wali kota dan seluruh masyarakat agar segera terwujud,” kata Sofyan.
Semua fasilitas kebutuhan Imigrasi, sudah terpenuhi. Termasuk sistem imigrasi.
“Kami terima kasih kepada pak wali kota dan jajaran atas dukungan terhadap fasilitas, termasuk Lapas Bontang, di hari barokah ini, semoga menjadi lebih baik, berkolaborasi lagi. Lapasnya luar biasa di Bontang ini,” sambungnya.
Sementara itu, Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan bahwa pihaknya senantiasa mendukung penuh program lembaga/instansi vertikal yang ada di Bontang, utamanya dalam mengayomi dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Diakuinya kalau selama ini, hubungan dan sinergi yang baik selalu terjalin antara Pemkot Bontang dan instansi vertikal yang ada di Bontang.
“Semoga dengan hibah yang diserahkan, dapat lebih memotivasi untuk bekerja lebih semangat lagi, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Basri.
Barang Milik Daerah (BMD) yang dihibahkan berupa tanah seluas 1.252 meter senilai Rp 615.870.660, bangunan Rp 4,6 miliar, serta kendaraan, mesin, dan peralatan senilai Rp 500 juta kepada Kanwil Kemenkumham Kaltim Unit Kerja Kantor Imigrasi (UKKI) TPI Samarinda di Bontang.
“BMD yang dihibahkan diharapkan dapat menunjang kegiatan operasional UKKI TPI Samarinda di Bontang. Ini komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.

