Samarinda – Mengemban amanat Presiden Joko Widodo pada Hari Bakti PU ke-76 tahun 2021, untuk mengedepankan pambangunan infrastuktur yang lebih berkualitas, smart dan ramah lingkungan.
Menteri PUPR RI Mochamad Basoeki Hadimoeljono pun bertekad melanjutkannya dengan memperhatikan tiga hal utama.
“Dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur kedepan terdapat beberapa hal yang harus menjadi perhatian kita, dimulai dari tahap perencanaan, pelelangan, hingga pelaksanaan” ungkapnya Jumat (3/11/2021).
Pertama, mengingat tuntutan dan harapan publik yang semakin tinggi dan besar terhadap Kementerian PUPR, maka kualitas infrastruktur harus benar-benar ditingkatkan, dan untuk pengawasan dalam pelaksanaan, harus dilakukan secara intensif dan berjenjang dengan mengoptimalkan peran dan fungsi pembinaan teknik, unit kepatuhan intern dan auditor.
Selain itu, menghadirkan juga pengawas lapangan oleh para konsultan sehingga lebih akuntabel, efisien, dan mutu pekerjaan dapat terjamin.
Kedua, pembangunan infrastruktur harus lebih memperhatikan lingkungan dengan mengikuti kaidah-kaidah green infrastructure/jaringan ruang terbuka hijau (RTH).
Basoeki panggilan akrab Menteri PUPR RI itu mengaku jika dalam beberapa dekade terakhir ini telah menyaksikan banyaknya bencana yang terjadi di Indonesia. Terkait hal tersebut pun tentu perlu adanya kewaspadaan terhadap ancaman perubahan iklim yang dapat mengakibatkan kekeringan dan banjir ekstrim di berbagai wilayah.
“Kedepan, saya ingin agar faktor lingkungan menjadi design kriteria dalam proses pembangunan infrastruktur,” katanya.
Ketiga, dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur PUPR harus senantiasa bekerja sesuai dengan Corporate Culture/budaya organisasi yang telah ditanamkan oleh para senior PUPR, yaitu bekerja keras, bergerak cepat, dan bertindak tepat dalam satu team work/kerja yang solid.
“Selain Corporate Culture tersebut, kita juga terus mengimplementasikan nilai iprove yang meliputi Integritas, profesional, berorientasi pada misi-visi, dan beretika akhlakul karimah,” sebutnya.
Hal ini sejalan dengan Core Values ASN Berakhlak yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif, serta khusus untuk Insan PUPR saya ingin semua memiliki sifat yang kuat, berani, berjiwa seni dan berakhlakul karimah.
Lanjutnya, berdasarkan hasil Survey Core Values Berakhlak yang telah dilaksanakan di lingkungan PUPR, secara keseluruhan nilai kita adalah 58,4 persen atau masuk kategori cukup sehat dengan nilai baik pada aspek loyalitas dan akuntabel.
“Ke depan kita perlu meningkatkan aspek-aspek lainnya, seperti orientasi pelayanan dan kompetensi, sehingga organisasi kita menjadi lebih sehat,” ajaknya.
Basoeki pun meminta seluruh pimpinan dan jajaran PUPR untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan kredibilitas institusi dengan terus meningkatkan semangat, militansi dan kerjasama dalam bekerja.
Ia juga menekankan agar jajaran Kementerian PUPR tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 selama melaksanakan tugas-tugas di kantor ataupun di lapangan, hingga pandemi ini benar-benar berakhir.
