Penajam Paser Utara – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mengunjungi Balai Benih Udang (BBU) Tanjung Tengah Penajam Paser Utara (PPU) dalam rangka kunjungan kerja (kunker) ke wilayah Selatan setelah sebelumnya meninjau hasil tani oleh petani milenial di Samboja.
Dikatakan Isran, peninjauan tersebut merupakan silaturahmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim ke Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang sudah tertunda cukup lama dan akhirnya dilaksanakan pada hari ini.
“Semoga bermanfaat dan bernilai ibadah,” ujar Isran saat memberi arahan di BBU Tanjung Tengah PPU, Kamis (14/10/2021).
Isran menegaskan pemerintah terus berjuang dalam hal menanggulangi pandemi Covid-19. Termasuk dengan terus melakukan kegiatan aktivitas yang membangun perekonomian masyarakat.
Ia pun mengatakan, dalam melaksanakan pembangunan, keterlibatan masyarakat tidak bisa ditawar, melainkan harus terlibat secara langsung.
Selain itu, Isran juga melakukan peninjauaan Unit Balai Benih Ikan Benur dan Nener.
“Sangat bagus sudah direalisasikan untuk membantu para pelayan dan peternak,” puji Isran.
Dijelaskan Isran, masing-masing lima nelayan menerima 200 ribu benur dan 100 ribu nener.
“Ini harus dikembangkan. Kita sudah banyak memiliki teknologi pembenihan,” katanya.
Ia mengajak seluruh masyarakat Kaltim untuk tidak lupa bersyukur kepada Allah SWT. Karena telah memberikan kebaikan bagi masyarakat Kaltim berupa sumber daya alam (SDA).
“Kita harus pandai bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada sesama yang memberikan manfaat bagi kita semua,” ucapnya.
Isran mengimbau masyarakat di sekitar PPU untuk memanfaatkan dan memelihara balai benih ikan tersebut dengan baik.
“Karena ini merupakan sumber dari modal usaha kita untuk mendapatkan benih dan bibit,” tegasnya.
Isran juga memotivasi masyarakat di PPU untuk terus semangat, terus berusaha dan tidak mudah putus asa dengan mengatakan PPU telah meningkat kelasnya setelah terpilih menjadi ibu kota negara (IKN) baru.
“Itu tidak ujuk-ujuk. Kaltim itu di urutan ke tiga sebenarnya. Tapi karena strategi kita bangun, akhirnya bisa ditunjuk,” terangnya.

