

SAMARINDA: Banyak sekolah di Samarinda belum memiliki perpustakaan. Diketahui perpustakaan merupakan salah satu jendela dunia untuk generasi penerus bangsa Indonesia.
Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Samarinda Deni Hakim Anwar mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda agar memberikan fasilitas literasi seperti perpustakaan secara bertahap.
“Jika tidak ada perpustakaan anak didik mau belajar dimana,Kalau pun zaman telah canggih bukan berarti harus melupakan buku,” ungkap Deni Hakim kepada awak media, Selasa (3/1/2023)
Menurut Deni,belajar menggunakan media digital jika dibandingkan dengan menggunakan buku akan terasa sangat berbeda dan dampaknya pun jauh berbeda.
Ia menambahkan banyak sarana prasarana yang perlu diperhatikan oleh Disdik Samarinda dalam menunjang pendidikan seperti Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan pagar atau batas sekolah.
“Pagar sekolah dapat memastikan agar anak didik terus terjaga, dan ketika masuk pagar maka tanggung jawab diambil oleh sekolah,” terangnya.
Lebih lanjut kata Deni, kalau anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Samarinda tidak sanggup, maka pemerintah harus mencari bantuan anggaran lain seperti dari corporate social responsibility (CSR) dan perusahaan yang beroperasi di Samarinda.
“Banyak perusahaan di Samarinda dan wajib memberikan bantuan bukan hanya berbicara soal sarana prasarana, melainkan SDM juga yang dapat menunjang kualitas anak didik,” tandasnya.

